Sistem Informasi ! sisten informasi mercubuana ! sisten informasi mercubuana ?? Blog punya Anggi pratama Niee weyy !

Rabu, 21 Oktober 2009

Komputer Berbasis DNA

Struktur DNA

Dan masih banyak lagi yang lain, kendala-kendala problem solving yang masih belum bisa dicapai oleh komputer saat ini. Namun mungkin ratusan tahun lagi semuanya akan berubah. Tahun 2002 para ilmuwan di Institut Sains Weizmann di Rohort, Israel, berhasil untuk pertama kalinya mengaplikasikan molekul-molekul DNA sebagai komputer atau yang disebut dengan komputer DNA atau komputasi DNA. Komputer berbasis DNA ini tidak seperti komputer-komputer pada umumnya yang menggunakan lempengan silikon (silicon chips) sebagai prosesornya melainkan menggunakan molekul-molekul biokimia DNA yang “hidup”. Bentuk fisik dari komputer ini, percaya atau tidak, masih sangat mentah dan “asal-asalan” yaitu berupa cairan yang berada di dalam tabung reaksi. Belum ada monitor yang menghubungkan prosesor DNA tersebut untuk melihat hasilnya seperti monitor yang kita lihat sekarang ini. Namun begitu, ilmuwan2 di Institut Sains Weiszmann berhasil mengamati bahwa molekul2 DNA tersebut telah berhasil melakukan komputasi seperti yang diharapkan.

Teknologi komputer berbasis DNA ini memang masih dalam tahap kelahirannya. Namun para ahli di Institut Weiszmann telah bisa mengamati bahwa komputer DNA ini mempunyai kecepatan 300 triliun operasi per detik atau kira2 100.000 kali lebih cepat dari PC termodern zaman sekarang dan kemungkinan dapat lebih cepat lagi jika berhasil direkayasa. Sekarang apa yang menyebabkan para ahli yakin akan kemampuan komputer DNA ini?

Semua ini berawal dari motto “back to the nature“. Komputer DNA ini sebenarnya sudah lama terdapat di alam. Kita tidak menyadari bahwa tubuh kita adalah sebuah komputer digital yang luar biasa. Bukan hanya tubuh kita yang mengandung “komputer digital” ini, tapi juga seluruh makhluk hidup. Namun, sayangnya hingga kini manusia masih belum sanggup “memprogram” makhluk hidup untuk melakukan komputasi. Misalnya, manusia masih belum mampu untuk memprogram sebuah pohon atau tanaman untuk melakukan kalkulasi matematika.

Komputer DNA yang diciptakan di Institut Sains Weiszmann ini memang masih banyak kelemahannya dan tentu saja masih terhitung primitif jika dibandingkan dengan “komputer alami” yaitu manusia dan makhluk2 lainnya (jangan salah, binatang2 walaupun tidak “berotak” namun dalam dunia binatang banyak terdapat sensor-sensor yang sangat canggih yang memerlukan “komputasi” yang luar biasa yang belum bisa ditiru oleh teknologi manusia), namun aplikasi komputer DNA ini sebuah langkah maju menuju penciptaan komputer yang “mirip” makhluk hidup atau biokomputer.

Apakah penciptaan biokomputer ini dapat memecahkan persoalan-persoalan yang masih kita temui dengan komputer masa kini seperti contoh-contoh di awal postingan ini?? Mungkin aplikasinya bisa lebih dahsyat lagi !! Bayangkan….. bila biokomputer ini diaplikasikan pada mobil kita di masa mendatang, mungkin kita tidak perlu sopir lagi atau kita tidak perlu menyopir lagi. Kita tinggal memerintahkan mobil kita persis seperti kita memerintahkan sopir kita, lantas mobil bisa berangkat sendiri tanpa perlu kita repot lagi menyetir, dan mungkin tanpa perlu tersesat lagi

Sunday, October 4, 2009

Komputer di Masa Depan??

menurut saya komputer di masa depan ,semakin lebihh maju teknologinya. dan semua pekerjaan manusia dapat dilakukan dengan sistem komputerisasi.Dan impian saya untuk komputer di masa depan adalah sebuah alat yang dapat digunakan sebagai pengganti keberadaan manusia. Jadi, saya berharap akan ada sebuah benda yang dijalankan oleh sebuah sistem yang dapat berfungsi untuk melakukan kegiatan-kegiatan manusia pada umumnya, seperti menjaga dan membersihkan rumah serta merawat binatang peliharaan. Sehingga manusia dapat melakukan kegiatan-kegiatan lainnya yang lebih penting dan lebih sulit jika dilakukan oleh sebuah alat. Semoga para ilmuwan di seluruh dunia dapat menemukan terobosan baru seperti yang saya impikan. Saya sadar, bahwa impian tersebut tidaklah mudah dan pasti akan ada dampak yang timbul jika alat tersebut ada, saya hanya berharap alat tersebut dapat membantu manusia melakukan kegiatan-kegiatan sehari-hari dengan tetap menjalankan fungsinya sebagai manusia sosial serta tetap dapat hidup dengan selalu menjalankan kegiatan seperti biasanya walaupun mereka hidup dalam bantuan sebuah alat sehingga tetap menjadi manusia normal dan tidak menjadi malas karena ada yang menggantikan kegiatan mereka.

Impian Saya Setelah Menjadi Sarjana SI

Setelah saya lulus manjadi sarjana SI,saya akan bekerja di bidang IT sesuai dengan jurusan yang saya pelajari sewaktu kuliah,dan saya akan mendalami ilmu saya dengan kuliah S2 di jurusan yang sama.Agar saya memiliki kemampuan yang lebih kompeten lagi dalam pekerjaan saya,dan bisa membuat aplikasi bahasa pemograman seperti bahasa C,C++,Java,VB dan pemograman yang lainnya.
Dan impian saya setelah lulus sarjana SI,saya ingin menjadi seorang Sistem Analis yang handal di perusahaan IT.Dan saya suatu saat nanti saya ingin membagi ilmu saya kepada orang lain,dengan membuka tempat les yang khusus mempelajari ilmu pemograman.
Itulah impian saya setelah menjadi sarjana SI.Semoga impian saya dapat terwujud suatu saat nanti.Amien..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar